- ketika orang-orang Eropa menerjemahkan warisan intelektual Yunani ke bahasa Latin, mereka tidak langsung menerjemahkannya dari bahasa Yunani, melainkan ke Bahasa Arab yang menjadi bahasa peradaban dunia saat itu sebelum kebangkitan Eropa. Warisan intelektual Yunani ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab bersamaan dengan disahkannya gerakan terjemah pada masa Khalifah Al-Ma'mun. Kemudian, orang-orang Eropa mengutipnya ke dalam bahasa Latin dnegan cara menyadur, mengkritik, dan menganalisanya. Hal inilah yang sangat berpengaruh bagi pemberdayaan pemikiran Eropa
- Abad pertengahan adalah abad antara jatuhnya Romawi ke bangsa Barbar Jerman pada tahun 476 M hingga pemerintahan Turki Utsmani menaklukkan Konstatinopel pada tahun 1453 M. Secara singkat, barangkali masa ini adalah masa tahun 500 M - 1500 M, dan ini merupakan abad kegelapan (the dark age) bagi bangsa Eropa. Sedangkan bagi dunia Islam, masa ini merupakan masa keemasan dan kejayaan.
- Orang-orang Eropa belajar di sekolah-sekolah dan universitas-universitas Arab dan mempelajari buku-buku Arab dari bahasa aslinya/yang sudah diterjemahkan dalam Bahasa Latin. Ketika Bangsa-bangsa Eropa telah kuat, mereka menyerang kerajaan-kerjaan Islam dnegan kekuatan militer dan berhasil mencuri jutaan jilid buku, kemudian mengubah apa yang mereka dapat sebagai ilmu dan pemikiran mereka. Setelah itu, bangsa Eropa sudah mencapai puncaknya, dan menciptakan sesuatu yang baru, mereka mengklaim bahwa bangsa Arab dan kaum Muslimin sebagai "tukang pos" yang mengantarkan karya peradaban Yunani dan Eropa.
- Seorang Sejarawan, George Sarton, yang dikutip dalam bukunya yang berjudul "Timur Tengah dalam Literatur Amerika", mengatakan bahwa kaum Muslimin bisa kembali kepada kejayaan mereka dimasa lalu dan memimpin dunia dalam bidang politik dan keilmuwan, sebagaimana yang mereka rasakan pada masa lalu. Apabila mereka kembali kepada pemahaman hakekat kehidupan dalam Islam dan mempelajari dan mengembangkan ilmu-ilmu yang dianjurkan Islam.
- Tanda positif (+) dam negatif (-) telah dikenalkan ke dunia Barat oleh matematikawan Islam. Dmeikian juga dengan tanda perkalian (x), juga diturunkan oleh mereka. Smeua simbol dalam aljabar ditemukan oleh ilmuwan Muslim. Mereka menggunakan simbol sebagai perwakilan terhadap sesuatu yang "belum diketahui". Simbol akar kuadrat dari, tidak lain adalah proses "latinization" dari huruf Arab "jim", yang seringkali digunakan sebagai simbol oleh al-Kwharizmi dan ilmuwan Arab lain, ketika mencari dua akar dari.
- Ketika Eropa dalam masa kebodohan atau kegelapan, (The Dark Age of Europe) di tahun 400-1500 M, Eropa hanya bagian kecil dari luasnya kerajaan-kerajaan Islam. Peradaban Islam bersinar kemilau seperti sebuah berlian yang menyinari lumpur kegelapan dunia (termasuk Eropa). Sehingga tidaklah terlalu berlebihan kalau Goldstein menyebut peradaban keilmuan saat itu sebagai "The Gift of Islam" atau "Hadiah dari Umat Islam". Bahkan Sarton menyebutnya sebagai "The Miracle of Islamic Science" atau "Keajaiban Ilmu Pengetahuan Islam"
- Pada abad ke-13, koleksi buku di perpusatakaan baik di Kairo maupun Tripoli masing memiliki koleksi lebih dari 5.000.000 judul buke yang berbeda. Ini adalah jumlah koleksi buku yang sangat luar biasa banyaknya di awal abad itu. Dibandingkan dengan perpustakaan terbesar di United States, New York Public Library, memiliki kurang dari 7.000.000 judul buku yang berbeda.
saat terjadi kekacauan dalam peradaban bangsa Arabm sementara Eropa sedang saat menuju kebangkitan dan
memanfaatkan potensi ilmu pengetahuan. Karena itu, penemuan ini menjadi musibah bagi bangsa Arab, karena Eropa
berhasil mengembangkan dan mempergunakannya untuk menghantam benteng-benteng pertahanan Arab di
Andalusia dan mengambil kembali Portugal dan Spanyol dari kekuasaan kaum Muslimin. Mereka juga menggunakan
meriam di kapal perang yang membuat Inggris, Portugal dan Belanda menguasai lautan dunia. Sedangkan orang Arab
tidak mampu mengembangkannya karena "disibukkan" oleh perang saudara.
"Hai orang-orang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita (pernyataan) maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya, yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." (Q.S.
Al-Hujuraat: 6)
"Pengetahuan Tuhanku meliputi segala sesuatu. Maka apakah kamu tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya)? (Q.S. Al-An'am: 80)
"Hai umat jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan" (Q.S. Ar-Rahman: 33)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar