Aku mempunyai pengalaman yang menyenangkan beberapa bulan yang lalu. Tepatnya tanggal 11-13 November lalu. Perjuangan panjang selama kurang lebih 6 bulan, terbayar sudah dengan kepuasan untuk berangkat ke Jakarta untuk berjuang bersama anak-anak terbaik seluruh Indonesia. Kami semua mengikuti tes nasional pertukaran pelajar. Asik, menyenangkan, seru, dan melelahkan tentunya.
Pada hari pertama, tepatnya subuh-subuh jam 4 pagi, aku sudah berangkat ke bandara untuk check in. Mata ini masih mengantuk, udara dingin, dan aku juga tidak sabar untuk naik pesawat (hehehe...!). Pesawat berangkat jam 6 pagi, tepatnya hari Jumat. Diatas pesawat, aku merasa mengantuk dan ingin melihat pemandangan. Semuanya bercampur. Aku ingin tidur, tapi karena melihat pemandangan yang unik, aku tak bisa tidur. Perjalanan sekitar 1,5 jam. Aku dan teman-teman tiba di Jakarta jam setengah 8 pagi. Aku menunggu sampai zuhur karena banyak teman-teman dari daerah lain belum sampai. Ketika jam setengah 1, kami semua berangkat ke wisma Handayani. Asik sekali. tapi, lama-lama kami semua ngantuk dan akhirnya ketiduran semua. Hehehe...
Sore harinya, kami menjalani tes kelompok yaitu bercerita pengalaman hidup dan digambarkan dengan aliran sungai yang berliku. Bagian ini asik sekali, dan aku menimatinya. Ketika malamnya, aku dan teman-teman mengikuti tes kelompok lagi sampai jam 9 malam. Sungguh melelahkan! Karena, kami harus memindahkan air dari ember biru ke ember merah tanpa menyentuhnya, api menggunakan karet gelang yang dibentuk dan diikatkan ke botol plastik. Tapi, aku merasa puas, kelompokku sangat kompak, dan kami bersorak atas kekompakan tim kami. Setelah itu, kami semua ditugaskan untuk membuat essai. Hah.. padahal, badan kami capek dan kami mengantuk, tapi, bagaimanapun, aku dan teman-teman harus semangat.
Hari kedua, kami mengikuti tes wawancara. Aku dapat giliran yang pagi. Sedangkan yang sisanya pada siang hari. Aku lumayan deg-degan juga. Karena, aku cemas kalau aku dapat native speaker nantinya. Tapi, alhamdulillah, aku dapat pewawancara yang berbahasa Indonesia! Saat wawancara, aku berusaha tenang, santai dan have fun dengan kakaknya. Syukur Alhamdulillah, aku bisa melewatinya dengan tenang. Pada siang harinya, aku merasa mengantuk sekali, dan setelah zuhur, aku tertidur pulas sampai ashar.
Pada malam harinya, kami mengikuti tes essay bahasa inggris selama 1 setengah jam. Tapi, aku merasa senang, karena disitulah aku dapat menuangkan segala pengalaman hidupku diatas kertas dengan bahasa Inggris. Setelah itu, kami selesai tes dan, kami tidak ada tes lagi, tapi kami diizinkan untuk berkumpul bersama di lapangan tenis. Kami tertawa bersama, dan berbagi bersama. Malam ini adalah malam terakhir kami, kami merasa agak sedih. Karena kami sudah seperti saudara dekat dan keluarga. Kami diberi batas waktu sampai jam 11, dan pada jam 11 lewat, aku tidur untuk menyiapkan diri mengikuti tes Bahasa Inggris esok harinya.
Hari minggu pagi, aku dan teman-teman berkemas barang bawaan. Karena, pada siangnya, kami harus berangkat ke bandara Soekarno-Hatta. Aku sedih berpisah dengan mereka smua. Tapi, bagaimanapun, aku merasa memiliki saudara yang lebih banyak dari seluruh Indonesia. Pada jam 7, kami semua sarapan dan meletakkan semua koper di lobby wisma. Hari itu adalah hari terakhir kami mengikuti tes dan hari terakhir kami di Jakarta. Pada jam 8, kami mengikuti tes bahasa Inggris yang mirip TOEFL, susah gampang, tapi juga bikin ngantuk karena pada sesi listening, aku sudah bosan. Tes itu berakhir pada jam 10, dan pada akhir tes tersebut, kami mendapatkan barang-barang elektronik kami semua yang dititipkan pada hari pertama tes. Jam 11, kami berangkat menuju bandara. Kami tak ingin melewatkan kesempatan ini untuk berfoto bersama. Hah..Cepat sekali rasanya. Kami meninggalkan wisma dan hanya terdiam di atas bis. Hanya sesekali tertawa. Pada jam setengah 1, kami sampai di bandara. Pada jam setengah 2, chapter Palembang meninggalkan kami duluan. Sedih rasanya. Lalu, disusul dengan chapter dari Kalimantan. Sisanya cuma chapter Aceh, Padang. Tapi, kami melewati saat-saat sampa pergi dengan tertawa bersama dan cerita pengalaman selama di wisma. Akhirnya, jam 5 sore, pesawat menuju Batam harus berangkat. tinggalah kami dari chapter padang dan aceh. Sepi rasanya. Ternyata, pesawatnya Batam di-delay sampai 40 menit. Kami berfoto bersama, dan menyempatkan pergi belanja. hehehe! Tapi, setelah itu, keberangkatan ke Batam akhirnya diumumkan, dan mereka semua pergi. Tinggal chapter aceh dan padang. Kami memutuskan untuk berpisah disana untuk kembali. Walaupun pesawat berangkat sekitar setengah jam lagi.
Akhirnya, tak ada lagi yang ada dibandara, kami semua sudah diatas pesawat. Good bye Jakarta, I'll go to miss you and also my friends. I love you all. :)
Semoga kita dapat bertemu lagi di hari orientasi!




Tidak ada komentar:
Posting Komentar