Sejak aku membaca kisah Surat Kecil Untuk tuhan, aku semakin penasaran dengan penyakit yang diderita Keke, dalam cerita tersebut. Inilah yang dapat aku bagikan kepada semua
Rhabdomyosarcoma adalah bentuk agresif yang sangat ganas kanker jaringan lunak pada anak-anak, penyebab yang saat ini tidak diketahui. Meskipun pertumbuhan berserat dapat ditemukan di seluruh tubuh mereka umumnya berkembang sekitar, leher kandung kemih kepala, dan testis anak laki-laki muda.
Usia paling umum untuk onset adalah antara 1-5 tahun. Perlakuan yang digunakan biasanya kemoterapi menggunakan kombinasi obat, radioterapi dan pembedahan dan meskipun cukup efektif (66% tingkat keberhasilan saat ini), sisi yang mempengaruhi sering dialami oleh pasien muda sangat tidak menyenangkan dan seluruh proses dapat terbukti sangat traumatis tidak hanya untuk pasien tetapi untuk keluarga juga. Jadi ada kebutuhan untuk cara yang lebih baik untuk mengobati penyakit.
Saat ini koktail obat diberikan melalui rute kemoterapi tidak selektif untuk sel-sel kanker dan sehingga mereka juga menyerang sel-sel sehat. Dalam rangka untuk perawatan yang akan efektif tanpa menyebabkan kerusakan jaringan yang tidak perlu, peneliti telah mencari cara untuk secara khusus menargetkan sel-sel kanker dalam rangka untuk memberikan agen terapeutik yang akan membunuh tumor.
"Mengidentifikasi kanker sel induk dan program genetik yang mendasari evolusi dilestarikan pembaruan diri dalam ERMS kemungkinan akan mengarah pada wawasan baru ke dalam cara menghancurkan jenis sel ini dalam keganasan ditetapkan," jelas Dr Zon.
Rhabdomyosarcoma (RMS) adalah kanker agresif yang timbul dari sel otot rangka primitif disebut "rhabdomyoblast". Tergantung pada histologi sel-sel kanker, ada beberapa subtipe yang berbeda RMS. rhabdomyosarcoma embrional (ERMS) adalah subtipe yang paling umum, biasanya ditemukan pada anak di bawah 15, di daerah kepala dan leher dan saluran genitourinari.
Dr Zon dan rekan telah mengembangkan hewan model untuk mengidentifikasi dan menguji target terapi ERMS manusia. Para ilmuwan artifisial diaktifkan jalur RAS untuk menginduksi ERMS dalam ikan zebra strain rekayasa genetika. Beberapa zebrafish transgenik dikembangkan tumor terlihat oleh usia 10 hari.
Melalui model mereka, Dr Zon dan rekan mampu mengidentifikasi baik sebagai ERMS tumor-sel-of-asal dan tanda tangan genetik novel yang mendasari perkembangan ERMS pada zebrafish dan pasien manusia. Kanker sel induk membuat hanya sebagian kecil dari jumlah keseluruhan sel dalam tumor. Namun, mereka mampu memberikan menimbulkan sel-sel kanker lain, dan dengan demikian mendorong pertumbuhan tumor dan metastasis. Untuk mencegah terulangnya dan kemajuan, terapi jangka panjang yang efektif harus target populasi memperbarui diri-sel kanker batang.
"Zebrafish ini cocok untuk digunakan dalam sasaran pendekatan genetika kimia untuk menonaktifkan jalur khusus kanker kami telah diidentifikasi dalam penelitian kami. Mengidentifikasi obat-obatan yang tidak aktif jalur-jalur di ERMS kanker sel induk mungkin memiliki implikasi jauh meraih pengobatan pasien dengan penyakit ini. "
Aku bisa membayangkan betapa beratnya perjuangan Keke melawan kanker ganas. Dan luar biasa, dia bisa bertahan sampai 3 tahun, padahal kanker itu bisa membunuh penderitanya dalam 5 hari.
Semoga Keke dapat tersenyum dengan kakak yang ada dalam mimpi itu sambil menabur bunga melati keseluruh anak-anak agar menjadi kuat dan selalu berpikir positif dalam hidup.
Simply established by great simply-fashioned but awesome parents. Travelling as much as you can, photograph every moment you create, and write every moment you want to tell to your next generation.
Selasa, 06 Desember 2011
Tim Nasyid Shohibus Salam
Namanya Shohibus Salam, yang artinya persahabatan yang sejahtera. :D
Aku bergabung disini sejak kelas 1 SMA. Nasyid merupakan kegiatan eskul yang paling aku cintai. Pada seminggu yang lalu (27,11), tim nasyid putra dan putri mengikuti lomba festival nasyid se-semuatera barat di Gadut. Aku dan shohib semua latihan dan berjuang mati-matian untuk mendapatkan penampilan yang terbaik. Pulang malam, kecapean, pokoknya semua lengkap! Aku sebagai gitaris di tim perempuan. Berat dan melelahkan. Tapi, hasilnya alhamdulillah. Tim nasyid putera mendapat juara 2 dan mendapat best aransement, sedangkan tim putri mendapat harapan 2. Walupun harapan 2, aku tetap senang dan bangga, karena saingannya banyak! Sampai-sampai aku pesimis untuk mendapatkan posisi 5 besar. Semua ini berkat kuasa-Nya dan pertolongan-Nya. Maklumlah, pada lomba itu, adalah lomba pertama bagiku, dan aku bisa menampilkan yang terbaik.
Di tim nasyid, kami berbagi segala hal, kami sudah seperti keluarga. Semua suka dan duka kami bagi. Eh! tak lupa pula pembina yang kami hormati dan kami cintai, Ustadz Taufik Hussein yang segalanya bagi kami. Hehehe! Semua canda tawa kami bagikan ke pembina sekaligus pelatih kami. Tanpa beliau, tim nasyid ini tidak akan maju dan berwarna!
Sobat smua, tidak banyak yang aku ceritakan tentang tim nasyid Shohibus Salam ini, karena ceritanya bakalan panjaaaaaaaang sekali! Intinya: kami adalah saudara, membangun persahabatan dan persaudaraan bertalikan ukhuwwah Islamiyyah.
Tim Nasyid Shohibus Salam.... Allah Akbar!
Aku bergabung disini sejak kelas 1 SMA. Nasyid merupakan kegiatan eskul yang paling aku cintai. Pada seminggu yang lalu (27,11), tim nasyid putra dan putri mengikuti lomba festival nasyid se-semuatera barat di Gadut. Aku dan shohib semua latihan dan berjuang mati-matian untuk mendapatkan penampilan yang terbaik. Pulang malam, kecapean, pokoknya semua lengkap! Aku sebagai gitaris di tim perempuan. Berat dan melelahkan. Tapi, hasilnya alhamdulillah. Tim nasyid putera mendapat juara 2 dan mendapat best aransement, sedangkan tim putri mendapat harapan 2. Walupun harapan 2, aku tetap senang dan bangga, karena saingannya banyak! Sampai-sampai aku pesimis untuk mendapatkan posisi 5 besar. Semua ini berkat kuasa-Nya dan pertolongan-Nya. Maklumlah, pada lomba itu, adalah lomba pertama bagiku, dan aku bisa menampilkan yang terbaik.
Di tim nasyid, kami berbagi segala hal, kami sudah seperti keluarga. Semua suka dan duka kami bagi. Eh! tak lupa pula pembina yang kami hormati dan kami cintai, Ustadz Taufik Hussein yang segalanya bagi kami. Hehehe! Semua canda tawa kami bagikan ke pembina sekaligus pelatih kami. Tanpa beliau, tim nasyid ini tidak akan maju dan berwarna!
Sobat smua, tidak banyak yang aku ceritakan tentang tim nasyid Shohibus Salam ini, karena ceritanya bakalan panjaaaaaaaang sekali! Intinya: kami adalah saudara, membangun persahabatan dan persaudaraan bertalikan ukhuwwah Islamiyyah.
Tim Nasyid Shohibus Salam.... Allah Akbar!
Pengalamanku selama tes YES 2012-2013 di Jakarta
Aku mempunyai pengalaman yang menyenangkan beberapa bulan yang lalu. Tepatnya tanggal 11-13 November lalu. Perjuangan panjang selama kurang lebih 6 bulan, terbayar sudah dengan kepuasan untuk berangkat ke Jakarta untuk berjuang bersama anak-anak terbaik seluruh Indonesia. Kami semua mengikuti tes nasional pertukaran pelajar. Asik, menyenangkan, seru, dan melelahkan tentunya.
Pada hari pertama, tepatnya subuh-subuh jam 4 pagi, aku sudah berangkat ke bandara untuk check in. Mata ini masih mengantuk, udara dingin, dan aku juga tidak sabar untuk naik pesawat (hehehe...!). Pesawat berangkat jam 6 pagi, tepatnya hari Jumat. Diatas pesawat, aku merasa mengantuk dan ingin melihat pemandangan. Semuanya bercampur. Aku ingin tidur, tapi karena melihat pemandangan yang unik, aku tak bisa tidur. Perjalanan sekitar 1,5 jam. Aku dan teman-teman tiba di Jakarta jam setengah 8 pagi. Aku menunggu sampai zuhur karena banyak teman-teman dari daerah lain belum sampai. Ketika jam setengah 1, kami semua berangkat ke wisma Handayani. Asik sekali. tapi, lama-lama kami semua ngantuk dan akhirnya ketiduran semua. Hehehe...
Sore harinya, kami menjalani tes kelompok yaitu bercerita pengalaman hidup dan digambarkan dengan aliran sungai yang berliku. Bagian ini asik sekali, dan aku menimatinya. Ketika malamnya, aku dan teman-teman mengikuti tes kelompok lagi sampai jam 9 malam. Sungguh melelahkan! Karena, kami harus memindahkan air dari ember biru ke ember merah tanpa menyentuhnya, api menggunakan karet gelang yang dibentuk dan diikatkan ke botol plastik. Tapi, aku merasa puas, kelompokku sangat kompak, dan kami bersorak atas kekompakan tim kami. Setelah itu, kami semua ditugaskan untuk membuat essai. Hah.. padahal, badan kami capek dan kami mengantuk, tapi, bagaimanapun, aku dan teman-teman harus semangat.
Hari kedua, kami mengikuti tes wawancara. Aku dapat giliran yang pagi. Sedangkan yang sisanya pada siang hari. Aku lumayan deg-degan juga. Karena, aku cemas kalau aku dapat native speaker nantinya. Tapi, alhamdulillah, aku dapat pewawancara yang berbahasa Indonesia! Saat wawancara, aku berusaha tenang, santai dan have fun dengan kakaknya. Syukur Alhamdulillah, aku bisa melewatinya dengan tenang. Pada siang harinya, aku merasa mengantuk sekali, dan setelah zuhur, aku tertidur pulas sampai ashar.
Pada malam harinya, kami mengikuti tes essay bahasa inggris selama 1 setengah jam. Tapi, aku merasa senang, karena disitulah aku dapat menuangkan segala pengalaman hidupku diatas kertas dengan bahasa Inggris. Setelah itu, kami selesai tes dan, kami tidak ada tes lagi, tapi kami diizinkan untuk berkumpul bersama di lapangan tenis. Kami tertawa bersama, dan berbagi bersama. Malam ini adalah malam terakhir kami, kami merasa agak sedih. Karena kami sudah seperti saudara dekat dan keluarga. Kami diberi batas waktu sampai jam 11, dan pada jam 11 lewat, aku tidur untuk menyiapkan diri mengikuti tes Bahasa Inggris esok harinya.
Hari minggu pagi, aku dan teman-teman berkemas barang bawaan. Karena, pada siangnya, kami harus berangkat ke bandara Soekarno-Hatta. Aku sedih berpisah dengan mereka smua. Tapi, bagaimanapun, aku merasa memiliki saudara yang lebih banyak dari seluruh Indonesia. Pada jam 7, kami semua sarapan dan meletakkan semua koper di lobby wisma. Hari itu adalah hari terakhir kami mengikuti tes dan hari terakhir kami di Jakarta. Pada jam 8, kami mengikuti tes bahasa Inggris yang mirip TOEFL, susah gampang, tapi juga bikin ngantuk karena pada sesi listening, aku sudah bosan. Tes itu berakhir pada jam 10, dan pada akhir tes tersebut, kami mendapatkan barang-barang elektronik kami semua yang dititipkan pada hari pertama tes. Jam 11, kami berangkat menuju bandara. Kami tak ingin melewatkan kesempatan ini untuk berfoto bersama. Hah..Cepat sekali rasanya. Kami meninggalkan wisma dan hanya terdiam di atas bis. Hanya sesekali tertawa. Pada jam setengah 1, kami sampai di bandara. Pada jam setengah 2, chapter Palembang meninggalkan kami duluan. Sedih rasanya. Lalu, disusul dengan chapter dari Kalimantan. Sisanya cuma chapter Aceh, Padang. Tapi, kami melewati saat-saat sampa pergi dengan tertawa bersama dan cerita pengalaman selama di wisma. Akhirnya, jam 5 sore, pesawat menuju Batam harus berangkat. tinggalah kami dari chapter padang dan aceh. Sepi rasanya. Ternyata, pesawatnya Batam di-delay sampai 40 menit. Kami berfoto bersama, dan menyempatkan pergi belanja. hehehe! Tapi, setelah itu, keberangkatan ke Batam akhirnya diumumkan, dan mereka semua pergi. Tinggal chapter aceh dan padang. Kami memutuskan untuk berpisah disana untuk kembali. Walaupun pesawat berangkat sekitar setengah jam lagi.
Akhirnya, tak ada lagi yang ada dibandara, kami semua sudah diatas pesawat. Good bye Jakarta, I'll go to miss you and also my friends. I love you all. :)
Semoga kita dapat bertemu lagi di hari orientasi!
Pada hari pertama, tepatnya subuh-subuh jam 4 pagi, aku sudah berangkat ke bandara untuk check in. Mata ini masih mengantuk, udara dingin, dan aku juga tidak sabar untuk naik pesawat (hehehe...!). Pesawat berangkat jam 6 pagi, tepatnya hari Jumat. Diatas pesawat, aku merasa mengantuk dan ingin melihat pemandangan. Semuanya bercampur. Aku ingin tidur, tapi karena melihat pemandangan yang unik, aku tak bisa tidur. Perjalanan sekitar 1,5 jam. Aku dan teman-teman tiba di Jakarta jam setengah 8 pagi. Aku menunggu sampai zuhur karena banyak teman-teman dari daerah lain belum sampai. Ketika jam setengah 1, kami semua berangkat ke wisma Handayani. Asik sekali. tapi, lama-lama kami semua ngantuk dan akhirnya ketiduran semua. Hehehe...
Sore harinya, kami menjalani tes kelompok yaitu bercerita pengalaman hidup dan digambarkan dengan aliran sungai yang berliku. Bagian ini asik sekali, dan aku menimatinya. Ketika malamnya, aku dan teman-teman mengikuti tes kelompok lagi sampai jam 9 malam. Sungguh melelahkan! Karena, kami harus memindahkan air dari ember biru ke ember merah tanpa menyentuhnya, api menggunakan karet gelang yang dibentuk dan diikatkan ke botol plastik. Tapi, aku merasa puas, kelompokku sangat kompak, dan kami bersorak atas kekompakan tim kami. Setelah itu, kami semua ditugaskan untuk membuat essai. Hah.. padahal, badan kami capek dan kami mengantuk, tapi, bagaimanapun, aku dan teman-teman harus semangat.
Hari kedua, kami mengikuti tes wawancara. Aku dapat giliran yang pagi. Sedangkan yang sisanya pada siang hari. Aku lumayan deg-degan juga. Karena, aku cemas kalau aku dapat native speaker nantinya. Tapi, alhamdulillah, aku dapat pewawancara yang berbahasa Indonesia! Saat wawancara, aku berusaha tenang, santai dan have fun dengan kakaknya. Syukur Alhamdulillah, aku bisa melewatinya dengan tenang. Pada siang harinya, aku merasa mengantuk sekali, dan setelah zuhur, aku tertidur pulas sampai ashar.
Pada malam harinya, kami mengikuti tes essay bahasa inggris selama 1 setengah jam. Tapi, aku merasa senang, karena disitulah aku dapat menuangkan segala pengalaman hidupku diatas kertas dengan bahasa Inggris. Setelah itu, kami selesai tes dan, kami tidak ada tes lagi, tapi kami diizinkan untuk berkumpul bersama di lapangan tenis. Kami tertawa bersama, dan berbagi bersama. Malam ini adalah malam terakhir kami, kami merasa agak sedih. Karena kami sudah seperti saudara dekat dan keluarga. Kami diberi batas waktu sampai jam 11, dan pada jam 11 lewat, aku tidur untuk menyiapkan diri mengikuti tes Bahasa Inggris esok harinya.
Hari minggu pagi, aku dan teman-teman berkemas barang bawaan. Karena, pada siangnya, kami harus berangkat ke bandara Soekarno-Hatta. Aku sedih berpisah dengan mereka smua. Tapi, bagaimanapun, aku merasa memiliki saudara yang lebih banyak dari seluruh Indonesia. Pada jam 7, kami semua sarapan dan meletakkan semua koper di lobby wisma. Hari itu adalah hari terakhir kami mengikuti tes dan hari terakhir kami di Jakarta. Pada jam 8, kami mengikuti tes bahasa Inggris yang mirip TOEFL, susah gampang, tapi juga bikin ngantuk karena pada sesi listening, aku sudah bosan. Tes itu berakhir pada jam 10, dan pada akhir tes tersebut, kami mendapatkan barang-barang elektronik kami semua yang dititipkan pada hari pertama tes. Jam 11, kami berangkat menuju bandara. Kami tak ingin melewatkan kesempatan ini untuk berfoto bersama. Hah..Cepat sekali rasanya. Kami meninggalkan wisma dan hanya terdiam di atas bis. Hanya sesekali tertawa. Pada jam setengah 1, kami sampai di bandara. Pada jam setengah 2, chapter Palembang meninggalkan kami duluan. Sedih rasanya. Lalu, disusul dengan chapter dari Kalimantan. Sisanya cuma chapter Aceh, Padang. Tapi, kami melewati saat-saat sampa pergi dengan tertawa bersama dan cerita pengalaman selama di wisma. Akhirnya, jam 5 sore, pesawat menuju Batam harus berangkat. tinggalah kami dari chapter padang dan aceh. Sepi rasanya. Ternyata, pesawatnya Batam di-delay sampai 40 menit. Kami berfoto bersama, dan menyempatkan pergi belanja. hehehe! Tapi, setelah itu, keberangkatan ke Batam akhirnya diumumkan, dan mereka semua pergi. Tinggal chapter aceh dan padang. Kami memutuskan untuk berpisah disana untuk kembali. Walaupun pesawat berangkat sekitar setengah jam lagi.
Akhirnya, tak ada lagi yang ada dibandara, kami semua sudah diatas pesawat. Good bye Jakarta, I'll go to miss you and also my friends. I love you all. :)
Semoga kita dapat bertemu lagi di hari orientasi!
Senin, 05 Desember 2011
It's me :D
Hy!
Namaku Mutia Khairunnisa. Aku lahir di Padang tanggal 30 Maret 1995 dari seorang ibu yang sangat luar biasa dimataku, dan aku perempuan sejati (XD)..
Sekarang, aku duduk di kelas XI IPA. Sekolahku di MAN 2 PADANG. Mau tahu yang lain tentang aku? Hubungi rumah sakit segera.. Upss.. Salah!
Oh ya, sobat semua pasti punya cita-cita, kan? Aku juga. Mau tahu? Aku ingin menjadi seorang arsitek masa depan yang dibutuhkan masyarakat luas untuk membuat sebuah surga yang bernama 'rumah'. Hehehe... Pengennya sih mewujudkannya sekarang. Tapi, aku masih belum punya kemampuan untuk melakukannya. Doakan ya, sobat. Semua yang kita cita-citakan tercapai. Amin... :)
Langganan:
Komentar (Atom)









